MUI Bintan Tegaskan Peran Strategis Umat dalam Musdagab VI Hidayatullah se-Kepri

Bintan — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bintan menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi umat Islam melalui kehadirannya pada Musyawarah Daerah Gabungan (Musdagab) VI Dewan Pengurus Daerah Hidayatullah se-Kepulauan Riau yang digelar di Kabupaten Bintan.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bintan. Musdagab VI menjadi forum strategis konsolidasi organisasi Hidayatullah yang diikuti oleh perwakilan pengurus dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan MUI Kabupaten Bintan hadir sebagai unsur penting yang menegaskan peran ulama dalam menjaga arah dakwah, persatuan umat, serta penguatan nilai-nilai keislaman yang sejalan dengan kebangsaan. MUI Bintan menilai Musdagab ini sebagai momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan menyatukan langkah antarormas Islam di daerah kepulauan.

MUI Kabupaten Bintan juga mengapresiasi tema Musdagab VI yang mengangkat semangat sinergi umat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurut MUI, tema tersebut relevan dengan tantangan umat ke depan, khususnya dalam pembinaan akhlak, pendidikan keagamaan, dan penguatan peran generasi muda Islam.

Selain sidang organisasi dan pemilihan kepengurusan, Musdagab VI juga menjadi ruang dialog antara tokoh ulama, pimpinan ormas Islam, dan pemerintah. Kehadiran MUI Bintan dinilai memperkuat legitimasi forum sebagai wadah musyawarah yang tidak hanya bersifat internal organisasi, tetapi juga berdampak pada kehidupan keagamaan masyarakat secara luas.

Melalui Musdagab ini, MUI Kabupaten Bintan berharap terbangun kolaborasi yang semakin solid antara Hidayatullah, MUI, dan pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat dakwah yang moderat, serta mendorong pembangunan moral dan spiritual masyarakat Kepulauan Riau.